Catatan


Kami melayani kursus untuk private dan grup:
Terdapat dua Paket yang kami tawarkan yakni:

Paket I Terdiri dari 24x pertemuan dengan materi :
* Teknik Dasar 8x pertemuan
* Pengembangan Teknik dan etude 8x pertemuan
* Lagu/buah musik 8x pertemuan

Materi Pada Paket II :
* Pengembangan lagu dalam berbagi nada dasar
* Improvisasi
* Konser musik (menampilkan hasil pembelajaran dalam bentuk konser bersama)

Untuk Harga dan Jadwal dapat menghubungi kami lewat e-mail : hasrimusik@gmail.com

Selasa, 24 September 2013

Lomba Nyanyi Lagu Pop Bali dan Pop Nasional Tk. SLTP se-Bali

Tanggal 23 Septermber 2013 dalam rangka HUT SMK Negeri 3 Kokar Sukawati Bali yang ke 53, tempat dimana saya mengabdikan diri sebagai seorang guru diadakan Lomba nyanyi lagu Pop Bali dan Pop Nasional Tingkat SLTP se-Bali dan saya didaulat menjadi juri pada acara dimaksud. Peserta yang tampil benar-benar membuat saya terkesima karena kemampuan vocal mereka sungguh luar biasa. Dari total peserta sebanyak 39 orang akhirnya terpilih sebagai Juara I dari SMP Negeri 8 Denpasar,SMP Negeri 1 Mengwi Badung sebagai juara II dan SMP Negeri 2 Singaraja sebagai juara III. Beberapa moment yang saya ambil saat berlangsungnya kegiatan lomba.

Selasa, 27 Agustus 2013

Teknik Bermain Piano Bagi Pemula

Beberapa teknik dasar dalam bermain piano:

  1. Praktek Gerakan Yang Berbeda – untuk menguasai koordinasi diperlukan latihan piano dengan gerakan yang berbeda untuk masing-masing tangan. Sungguh menakjubkan betapa mudah untuk melakukan Koordinasi bersama setelah latihan gerakan tangan yang berbeda secara masing-masing.
  2. Bangun Bentuk Jari (Fingering) Yang Baik – fingering yang baik sangat penting bagi keberhasilan Anda sebagai seorang pianis. Latihlah fingering yang nyaman yang dapat Anda gunakan setiap saat. Cobalah fingering yang berbeda untuk melihat apa yang terbaik untuk Anda. Jika Anda sedang belajar piano, guru Anda harus dapat membantu Anda dengan ini. Ingatlah bahwa fingering yang baik dapat menguasai gerakan-gerakan yang sulit.
  3. Gerakkan Perlahan Dengan Akurat – Masalah yang umum adalah bahwa siswa ingin bermain terlalu cepat. Ingat bahwa Anda harus menetapkan akurasi nada, irama, dan jari sebelum Anda menambah kecepatan tangan. Anda dapat mempertahankan kecepatan yang tepat bila Anda telah menguasai gerakan tangan secara akurat.
  4. Luangkan Waktu Untuk Irama dan Menghitung Ketukan – Selain menetapkan pola irama, menghitung ketukan dapat membantu dengan konsentrasi, dan juga membantu untuk menjaga tempo (kecepatan).Dengan menghitung Anda bisa mempercepat atau memperlambat tempo secara fleksibel. Anda tidak dapat melakukan ini dengan metronom. Metronom juga sulit untuk digunakan pemula.
  5. Menguasai Permainan Secara Bertahap – Ini sebenarnya adalah kelanjutan dari praktek tangan sendiri di atas. Setelah gerakan tangan dapat dikuasai, latihan menginjak pedal. Pada kebanyakan situasi, menginjak pedal mengikuti gerakan tangan kiri. Ketika Anda mulai menempatkan dua tangan bersama-sama, ingatlah untuk bekerja perlahan-lahan untuk akurasi. Setelah itu mulailah gerakan eksplorasi ke tingkat lanjut.
Catatan : Jangan pernah menyerah, berlatih terus maka anda akan menjadi pemain piano yang handal.

Jumat, 02 Agustus 2013

TEKNIK DAN CARA BERNYANYI SOLO

Siapa yang suka menyanyi ? Saya rasa sangat banyak yang suka menyanyi. Menyanyi bisa menjadi sesuatu yang indah bila dilakukan dengan baik dan benar. Benar dalam kaitannya dengan teknik juga jenis lagu yang akan dinyanyikan. Tentu tidak sama cara menyanyikan lagu bernuansa megah dan lembut.
Banyak istilah dalam menyanyi yang perlu kita ketahui sehingga bisa menyanyi dengan cara dan teknik yang tepat. Selain itu untuk menyajikan suara yang indah dalam bernyanyi, sebelumnya kita harus tahu beberapa tahapan yang harus dilatih, dibina, dan diasah secara teratur serta memerlukan disiplin yang tinggi, yaitu pernafasan, pembentukan suara, resonansi, vocal dan konsonan, intonasi, artikulasi, frasering, dan interpretasi dan ekspresi.
PERNAPASAN
Ini adalah bagian utama dan terpenting dalam sebuah latihan vocal karena nafas adalah penggerak utama dari suara. Kuatnya nafas dapat menimbulkan dan menciptakan getaran sebagai sumber dari pada “bunyi”. Dan nafas juga sebagai vitamin yang paling ampuh untuk menyehatkan suara. Itulah alasan mengapa  pernafasan harus dilatih dengan baik dan teliti.
Dalam bernyanyi, kita mengenal 3 (tiga) jenis pernafasan. Masing–masing mempunyai kelebihan dan kelemahan tersendiri.
1.    Pernafasan Bahu
yaitu pada saat mengambil/menarik nafas, dilakukan dengan mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.
2.    Pernafasan Dada
yaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.
3.    Pernapasan Diafragma
Lazim kita sebut dengan pernafasan rongga perut. Yaitu menarik/mengambil nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diafragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk bernyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai dan produksi suara lebih bermutu. Dengan pernafasan diafragma penyanyi dapat leluasa dalam berekspresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.
Seringkali orang akan merasa cepat lelah dan serak ketika sedang berlatih teknik menyanyi dengan benar. Sehingga untuk berbicara saja akan terasa susah. Untuk menghindari masalah ini kita harus mengetahui juga cara mengatur pernafasan yang baik. Jika inigin melakukannya dengan disiplin, ini akan membantu untk membuat ketahanan suara makin mengingkat dan pita suaranya juga tidak mudah terganggu.

HAL YANG PERLU DIJAUHI SAAT MENYANYI
Ketika melatih vokal kamu, penting untuk tetap bersabar dan konsisten selama latihan. Banyak orang tidak sabar dan konsisten ketika berlatih menyanyi dan akhirnya melakukan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan.
Ketika melatih suara , penting diingat untuk menghindari kebiasaan tertentu untuk mendapatkan hasil maksimal dari suara kamu. Berikut adalah hal yang harus dihindari saat melatih vokal
1. Oversinging
Oversinging adalah suatu kegiatan menyanyi yang terlalu banyak selama jumlah waktu tertentu. Oversinging dapat menyebabkan kelelahan vokal. Istirahatkan otot suaramu secukupnya untuk mendapatkan hasil maksimal dari latihan kamu.
2. Overpowering.
Terlalu memberikan tekanan, atau mendorong suara kamu untuk mencapai not-not tertentu dapat menyebabkan kerusakan otot vokal. Jika  terlalu menekan suara kamu, maka otot suara akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat sehingga perlu memperpanjang latihan.
3. Praktek yang tidak tepat.
Anda pernah mendengar istilah ‘practice makes perfect’. Sebenarnya sih, praktek yang perfect yang mampu membuat menjadi sempurna. Penting untuk menguasai teknik-teknik yang tepat yang dirancang untuk memperkuat dan melatih otot-otot vokal agar mampu bernyanyi dengan mudah.  Bernyanyi dengan teknik yang tidak tepat akan menyebabkan vokal yang buruk, kelelahan vokal, dan kerusakan suara.
4. Peng-istirahatan Vokal yang kurang memadai.
Praktek yang berkepanjangan dapat menyebabkan penumpukan dalam lendir, kelelahan vokal, kerusakan vokal, dan kurangnya rasa percaya diri bernyanyi. Penting untuk meng-istirahatkan suara setidaknya dua hari setiap minggunya. Waktu latihan dapat berkisar antara 20-60 menit untuk mencapai hasil terbaik. Jika kamu berlatih dengan benar, kamu dapat berlatih lebih sering.
5. Kegagalan untuk Tetap Konsisten.
Sangat mudah untuk menyerah untuk melakukan latihan suara setelah melakukannya selama beberapa waktu. Hal ini tidak terjadi sampai kamu benar-benar membutuhkan latihan tersebut pada malam sebelum kamu tampil, dan kamu ternyata terlambat untuk melatih vokal kamu. Jadi tetaplah konsisten dalam latihan kamu dan jangan menyerah. Jangan berhenti melatih vokal kamu. Latihan vokal dirancang untuk memelihara suara secara teratur.
6. Teliti dalam memilih makanan dan minuman
Secara umum, makanan atau minuman apapun yang kita konsumsi tidak akan melewati dan mengena pita suara kita, karena salurannya berbeda. Pita suara di saluran pernafasan. Jadi kalau ada makanan atau minuman yang masuk, refleks tubuh kita pasti batuk/tersedak. Jadi pengaruh yang ada dari makanan dan minuman tidaklah secara langsung. Namun, beberapa makanan minuman berikut ini sebaiknya anda hindari sebelum nyanyi:
  • Susu dan dairy products lainnya seperti yogurt dan keju. Hal ini karena susu membuat produksi lendir berlebih sehingga akibatnya kita ingin berdaham terus.
  • Kopi dan alkohol. Karena kedua minuman tersebut membuat kita dehidrasi dan kita sebagai penyanyi harus menghindari dehidrasi.
  • Cemilan kacang atau kripik yang asin. Makanan yang demikian membuat mulut kita kering sehingga nyanyi menjadi kurang nyaman.
  • Rokok. Yang ini saya rasa tidak perlu penjelasan lebih lanjut.
Secara keseluruhan, mempertahankan praktek vokal yang baik akan mengarah pada pemeliharaan suara kamu. Kondisi ini akan memberikan keberhasilan yang mampu kamu  miliki dalam hal bernyanyi. Hal ini juga memungkinkan kamu untuk membuka potensi bernyanyi kamu.

Selasa, 11 Juni 2013

Teknik-teknik Dasar dan Tips Bermain Drum



Drum termasuk alat musik perkusi. Dalam musik pop, rock, dan jazz biasanya mengacu kepada drum kit atau drum set yaitu sekelompok drum yang terdiri dari snare, hi hat, tom,tom, bass drum, dan kadang ditambah dengan drum listrik. 
Nah, bagi lho yang ingin mahir bermain drum, lho harus tau dulu teknik-teknik bermain drum. Kalau lho udah tau teknik-tekniknya, dijamin pasti lho sudah bisa dikatakan mahir bermain drum. 
Tanpa panjang lebar lagi, nih gue kasih teknik- teknik dasar bermain drum 
1. Memegang dan memukul drum
           
    Dalam memegang stick drum ada 2 cara :
  • Teknik Match Grip                                                                                                                    Teknik sering digunakan pada drummer profesional. Nah, bagi pemula coba-cobalah memakai teknik karena  teknik akan menghasilkan power yang keras dan usahakan memukul bagian tengah snare drum dengan tempo yang konstan. Berlatih terus dengan teknik ini agar bisa menghasilkantone yang bagus dan tidak terdengar kasar.
  • Teknik Tradisional Grip                                                                                                                   Teknik ini sering digunakan pada lagu-lagu soft atau lembut karena suara yang dihasilkan tidak terlalu keras tetapi lembut didengar. Contoh musik yang menggunakan teknik ini adalah pada musik jazz dan musik swing.
                                              
                                          Gambar Teknik Match Grip dan Tradisional Grip
       
      Dalam memukul drum juga ada tekniknya, salah satunya adalah :
  • Rimshot                                                                                                                                           Adalah teknik dimana lho gak mukul bagian tengahnya aja tapi lho juga memukul bagian rimnya atau bagian tepinya. Dengan cara ini suara yang dihasilkan akan jauh berbeda. Bagi lho seorang drummer rock, biasakan memakai teknik pukulan ini saat latihan supaya suara yang dihasilkan lebih optimal. Tapi, teknik ini juga memiliki kekurangnya yaitu stick akan cepat mudah patah dan bagian tengah-tengahnya akan berserabut.
                                                   

                                                              Gambar Rimshot

2. Memijak pedal drum dan hi hat drum

           Dalam memijak pedal drum dan hi hat juga ada 2 cara :
  • Teknik pedal menggunakan ujung kaki                                                                                           Teknik ini sangat efektif digunakan untuk lagu yang bertempo cepat karena power yang dihasilkan lebih keras. Teknik ini juga bagus bagi para pemula karena tone yang dihailkannya akan lebih jelas. Begitu juga pada hi hat, kita akan lebih mudah mengatur tempo hi hat apabila menggunakan teknik ini. 
  • Teknik pedal flat                                                                                                                               Teknik ini menghasilkan suara yang tidak terlalu keras karena kaki akan menempel pada pedal drum. Teknik ini biasa digunakan pada lagu-lagu santai.
                                          

                              Gambar Teknik pedal menggunakan ujung kaki dan Teknik pedal flat

        Kita sering mendengar dengan kata double pedal. Double pedal adalah dimana drum set memiliki 2 pedal drum. Double pedal sering dengar dalam musik rock, metal, dan scream. Guna double pedal adalah untuk menjaga stamina dan juga untuk melincahkan kaki terhadap pedal. Dalam double pedal ada 2 teknik yaitu hell up ( tumit diangkat ) dan hell down ( tumit tidak diangkat ). Diantara 2 teknik itu, teknik hell up adalah salah satu teknik yang pass untuk menggunakan double pedal. Usahakan dalam bermain double pedal, badan tidak terlalu kebelakang tetapi harus tegak agar tubuh tidak kehabisan stamina dalam menopang badan. Kendalanya double pedal adalah tidak seimbangnya suara pedal kiri dengan yang kanan, tapi jangan jadikan masalah. Salah satu caranya adalah menggantikan posisi drum atau jika lho punyo twin pedal, tidak usah repot-repot membalikkan posisi drum.


          Nah, kalau yang tadi itu teknik-teknik dasar bermain drum, sekarang kita akan membahas
tips-tips bermain drum :
  •  Gunakan ear plug ( penutup telinga ) guna untuk melingi telinga dari kerusakan seperti tuli.
  •  Biasakan menggunakan metronome supaya tempo lho memainkan tetap stabil. 
  •  Rileks, jangan tegang dan kaku dalam bermain drum.
  •  Selalu menggunakan stick sendiri dan juga selalu punya cadangan stick.
  • Dalam bermain drum, gunakan feel dan timing yang tepat dalam memukul drum.
  • Jangan belajar drum dari tempo yang cepat. Usahakan belajar dulu dari tempo yang labat. Jika sudah mahir dengan tempo lambat, maka gunakanlah tempo yang cepat.
 http://yudhiprasetyanov.blogspot.com

Sabtu, 27 April 2013

Terlambat Sudah – Kisah Nyata


Kali ini saya memposting sesuatu yang agak berbeda.
Sekedar  perenungan buat kita............semoga menjadi berkat buat semua pembaca.

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang.
Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan. Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica.
Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah. Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya  tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.
Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.
Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!”
Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu…, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?”
“Nama saya Elic, Tante.”
“Eric? Eric… Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?”
Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu.
Ya, saya harus mati…, mati…, mati… Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric…
Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”
“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” tTpi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..
Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric..Eric…
Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali… Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.
Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. ..
Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu… Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.
“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”
Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”
Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk!
Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini ntukmu…” Saya pun membaca tulisan di kertas itu…
“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”
Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!” Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.
“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia.. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana … Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana .
Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

(kisah nyata di irlandia utara)